Kasus Perusahaan Yang Melanggar Etika Bisnis

TUGAS SOFTSKILL

ETIKA BISNIS

logo_gunadarma

MIFTA MUZAKI
14212573
4 EA07

JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2015

Contoh Kasus Pelanggaran Etika Bisnis

Perusahaan Dalam Negeri.
Perusahaan dalam memproduksi suatu produk pasti memiliki beberapa teknik untuk mendekati para konsumennya, salah satunya dengan cara CSR (Corporate Social Responsibility) dengan cara ini biasanya perusahaan dapat melihat langsung kondisi lingkungan yang akan digunakan sebagai suatu target perusahaan tersebut untuk memasarkan suatu produknya, namun ada beberapa perusahaan yang melanggar beberapa aturan dalam melakukan bisnis. Salah satu contoh kasus pelanggaran dalam etika bisnis dalam negeri adalah PT HNF (Industri Alat Berat) yang berada di Kawasan Industri Gresik, karena terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan CSR adalah kesadaran perusahaan akan lingkungan, kondisi tempat kerja, dan standar bagi karyawan, hubungan perusahaan – masyarakat, investasi sosial perusahaan (corporate philantrophy). Menurut PP No.27 tahun 2012 tentang izin lingkungan, proses pembangunan yang dilakukan oleh bangsa Indonesia harus diselenggarakan berdasarkan prinsip pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan sesuai amanah pasal 33 ayat (4) UUD 1945. Karena dalam segala aktifitas yang dilakukan oleh perusahaan nantinya akan menimbulkan suatu dampak positif dan negatif kepada masayarakat sekitar yang tinggal di sekitar perusahaan tersebut. Maka dari itu untuk mengurangi damapak lingkungan negatif yang terjadi perangkat atau instrumen yang dapat digunakan untuk melakukan hal tersebut adalah Amdal dan UKL-UPL. Pasal 22 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menetapkan bahwa setiap Usaha dan/atau Kegiatan yang berdampak penting terhadap lingkungan hidup wajib memiliki Amdal. Yang terjadi pada PT. HNF sesuai yang dikabarkan oleh Jawa Pos pada tanggal 2 Mei 2013 perusahaan tersebut nekat beraktifitas tanpa adanya izin dari pemerintah untuk beraktifitas. Karena nantinya bila masih diteruskan akan menimbulkan kerusakan lingkungan di daerah lingkungan tersebut.
Perusahaan Luar Negeri.
Di negara lain Jeffrey Wigand adalah seorang Whistle Blower yang sangat terkenal di Amerika Serikat sebagai pengungkap sekandal perusahaan The Big Tobbaco. Perusahaan ini tahu bahwa rokok adalah produk yang addictive dan perusahaan ini menambahkan bahan carcinogenic di dalam ramuan rokok tersebut. Kita tahu bahwa carcinogenic adalah bahan berbahaya yang dapat menimbulkan kanker. Yang perlu diingat bahwa Whistle Blower tidak hanya pekerja atau karyawan dalam bisnis melainkan juga anggota di dalam suatu institusi pemerintahan (Contoh Khairiansyah adalah auditor di sebuah institusi pemerintah benama BPK). Didalam dunia nyata yang mengalami pelanggran dalam hal hukum tidak hanya terjadi di dalam perusahaan atau institusi pemerintahan yang dapat menimbulkan ancaman secara substansial bagi masyarakat akibat dari tindakan WhistleBlowing. Salah satu tipe dari whistle blower yang paling sering ditemukan adalah tipe internal Whistle Blower adalah seorang pekerja atau karyawan di dalam suatu perusahaan atau institusi yang melaporkan suatu tindakan pelanggaran hukum kepada karyawan lainnya atau atasannya yang juga ada di dalam perusahaan tersebut. Selain itu juga ada tipe external Whistle blower adalah pihak pekerja atau karyawan di dalam suatu perusahaan atau organisasi yang melaporkan suatu pelanggaran hukum kepada pihak diluar institusi, organisasi atau perusahaan tersebut. Biasanya tipe ini melaporkan segala tindakan melanggar hukum kepada Media, penegak hukum, ataupun pengacara, bahkan agen? agen pengawas praktik korupsi ataupun institusi pemerintahan lainnya. Secara umum seoarangwhistle blower tidak akan dianggap sebagai orang perusahaan karena tindakannya melaporkan tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pihak perusahaan. Secara lengkapnya seorang whistle blower telah menyimpang dari kepentingan perusahaan. Jika pengungkapan ternyata dilarang oleh hukum atau diminta atas perintah eksekutif untuk tetap dijaga kerahasiannya maka laporan seoarang whistle blower tidak dianggap berkhianat. Bagaimanapun juga di amerika serikat tidak ada kasus dimana seorang whistle blower diadili karena dianggap berkhianat treason. Terlebih lagi di dalam U.S federal whistleblower status, untuk dianggap sebagai seoarang whistle blower seorang pekerja harus secara beralasan yakin bahwa seseorang atau institusi atau organisasi ataupun perusahaan telah melakukan tindakan pelanggaran hukum.
Analisa.
Untuk perusahaan dalam negeri, dalam melakukan segala aktifitas untuk mencapai keberhasilan sebaiknya memperhatikan faktor internal dan eksternal, untuk internal bagaimana pengaruh perusahaan pada masa yang akan datang dan faktor eksternal untuk mengetahui dampak apa saja yang akan timbul bila melakukan suatu usaha tersebut.

Dan untuk perusahaan luar negeri, dalam memproduksi suatu produk yang akan dipasarkan sebaiknya perusahaan harus memperhatikan SOP agar produk itu baik untuk perusahaan itu sendiri dan untuk para konsumen, pemerintah juga harus menindak tegas bila ada perusahaan yang melanggar peraturan agar nantinya tidak ada lagi perusahaan yang melakukan kecurangan dalam melakukan bisnis.
Sumber:
http://iva-manajemen2010.mhs.narotama.ac.id/2013/09/16/tugas-etika-bisnis/
https://hildarias.wordpress.com/2015/05/04/kasus-etika-bisnis/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s