Sejarah Koperasi Di Indonesia

Dimulai pada awal abad ke-20 masa dimana terjadinya puncaknya sistem Kapitalisme yang menimbulkan penderitaan kedalam lapangan ekonomi dan sosial. Dalam kehidupannya sehari-hari sangat berbeda sekali dengan orang-orang yang ekonominya serba terpenuhi berbeda dengan disekelilingnya yang mempunyai kehidupan seherhana dengan kemampuan ekonomi terbatas bahkan ada yang kekurangan akibat sistem tersebut.

Patih R.Aria Wiria Atmaja seorang Pamong Praja mendirikan sebuah Bank untuk para pegawai negeri yang bertujuan untuk menolong pegawai yang makin menderita karena memberikan peminjaman dengan bunga yang sangat tinggi. Selain pegawai negeri adapula para petani yang harus dibantu karena mereka makin menderita karena tekanan, lalu ia pun menganjurkan Bank tersebut diubah menjadi koperasi. Pada zaman Belanda pembentuk koperasi belum dapat terlaksana karena :

  • Belum adanya suatu kesadaran dari instansi pemerintah ataupun lembaga non pemerintah yang memberikan penerangan dan penyuluhan tentang koperasi.
  • Belum adanya Undang-Undang yang mengatur kehidupan koperasi.
  • Pemerintah jajahan sendiri masih rahu untuk menganjurkan koperasi karena pertimbangan politik, karena khawatir itu akan digunakan oleh kaum politik untuk tujuan yang merugikan pada pemerintah jajahan.

Mengantisipasi berkembangnya koperasi dimasyarakat, pemerintahan Hindia Belanda mengeluarkan peraturan perundang-undangan tentang perkoperasian. Pertama, diterbitakan peraturan perkumpulan koperasi No.43 Tahun 1915, lalu pada tahun 1927 dikeluarkan pula Peraturan No. 91, Tahun 1927, yang mengatur Perkumpulan-Perkumpulan Koperasi bagi golongan Bumiputra. Pada tahun 1908 didirikanlah Budi Utomo oleh Dr.Sutomo yang berperan pada gerakan koperasi untuk memperbaiki kehidupan rakyat. Serta pada tahun 1927 dibentuk Serikat Dagang Islam, yang bertujuan untuk memperjuangkan kedudukan ekonomi pengusah-pengusaha pribumi. Namun, pada tahun 1933 keluar UU yang mirip UU no. 431 sehingga mematikan usaha koperasi untuk yang kedua kalinya. Lalu pada tahun 1942 negara Jepang menduduki Indonesia dan mendirikan sebuah koperas yang nama kumiyai. Awalnya lembaga ini tidak menjadi kecurigaan masyarakat Indonesia namun lama-kelaman Jepang mengeruk keuntungan, dan mensengsarakan rakyat Indonesia.

Setelah Indonesia merdeka, pada tanggal 12 Juli 1947, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi yang pertama di Tasikmalaya. Pada hati tersebut pula ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia, sekaligus membentuk Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI) yang berada di Tasikmalaya.

Dan pemfungsian koperasi tidak hanya sebagai penjualan/pembelian suatu produk seperti apa yang sering dilihat pada kehidupan sehari-hari, namun ada beberapa fungsi diantaranya seperti :

  • Koperasi pembelian/pengadaan/konsumsi adalah koperasi yang menyediakan pembelian atau pengadaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan anggota sebagai konsumen akhir. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pembeli atau konsumen bagi koperasinya.
  • Koperasi penjualan/pemasaran adalah koperasi yang menyelenggarakan fungsi distribusi barang atau jasa yang dihasilkan oleh anggotanya agar sampai di tangan konsumen. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pemasok barang atau jasa kepada koperasinya.
  • Koperasi produksi adalah koperasi yang menghasilkan suatu produk barang atau berupa jasa, dimana anggotanya bekerja sebagai pegawai atau karyawan koperasi. Lalu anggota berperan sebagai pemilik dan pekerja koperasi.
  • Koperasi jasa adalah koperasi yang menyediakan pelayanan jasa yang dibutuhkan oleh anggota, misalnya: asuransi, angkutan, dsb. Sedangkan anggotanya berperan sebagai pemilik sekaligus pengguna layanan jasa koperasi.

Berikut adalah arti dari lambing Koperasi Indonesia :

sejarah koperasi, arti koperasi, pengertian koperasi, fungsi koperasi, gambar logo koperasi, gambar logo koperasi indonesia, logo koperasi simpan pinjam, arti logo koperasi,

 

1. Gerigi Roda/Gigi Roda

Melambangkan suatu daya dan upaya kerja keras yang ditempuh secara terus menerus agar bisa menjadi seorang anggota koperasi.
2. Rantai

Suatu ikatan kekeluargaan, persatuan dan persahabatan yang kuat. Bahwa anggota sebuah koperasi adalah pemilik koperasi tersebut, maka semua anggota menjadi bersahabat, bersatu dalam kekeluargaan, dan yang mengikat sesama anggota adalah hukum yang dirancang sebagai Anggaran Dasar (AD) / Anggaran Rumah Tangga (ART) Koperasi.
3. Kapas dan Padi

Lambang kemakmuran anggota koperasi secara khusus dan rakyat secara umum yang diusahakan oleh koperasi. Kapas sebagai bahan dasar sandang (pakaian), dan Padi sebagai bahan dasar pangan (makanan). Mayoritas masyarakat dapat dikatakan mapan apalabila kebutuhan sandang dan papannya terpenuhi.
4. Timbangan

Salah satu dasar kopeasi adalah keadialan sosial. Dan biasanya menjadi simbol hukum disuatu lembaga/organisasi, yang terperting dalam koperasi ialah semua anggota koperasi harus adil dan seimbang antara “Rantai” dan “Padi, Kapas”, atau yang mengandung arti harus mendahulukan suatu “Kewajiban” dan “Hak”.
5. Bintang Dalam Perisai

Lambang perisai yang dimaksud adalah Pancasila, merupakan landasan suatu ideologi koperasi. Bahwa anggota koperasi yang baik adalah yang mengutamakan suatu nilai-nilai keyakinan dan kepercayaan, yang selalu mendengarkan suara hatinya. Dan arti dari lambing Perisai bisa berarti “Tubuh”, dan Bintang bisa diartikan “Hati”.
6. Pohon Beringin

Pohon Beringin disimbolkan sebagai nilai kehidupan, sebagaimana pohon dalam gunungan wayang yang dirancang oleh Sunan Kalijaga. Dahan pohon disebut kayu (dari bahasa Arab “Hayyu”/Kehidupan). Timbangan dan Bintang dalam Perisai menjadi nilai hidup yang harus dijunjung tinggi.
7. Koperasi Indonesia

Maksud dari kata “Koperasi Indonesia” ialah bahwa dalam koperasi pada negara Indonesia memilki suatu tata-kelola dan tata-kuasa perkoperasian tersendiri, dan menunjukkan suatu kepemilikan suatu negara yang diatur oleh pemerintah.
8. Warna Merah Putih

Warna merah putih pada gambar tersebut menggambarkan lambang dari bendera negara Indonesia yang menunjukkan rasa nasionalisme.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s