Arti Sebuah Keadilan

Dalam sebuah kehidupan, biasanya sering ditemukan berbagai macam masalah dari berberbagai aspek misalnya dari segi ekonomi, sosial, dan budaya. Masalah timbul karena ada beberapa pihak yang merasakan adanya ketidakadilan yang diterima dari pihak-pihak tertentu. Definisi keadilan sendiri adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. 

keadilan

Ada banyak teori mengenai keadilan diantaranya itu adalah teori keadilan John Rawls. Rawls telah mengemukakan suatu ide dalam bukunya A Theory of Justice bahwa teori keadilan merupakan suatu metode untuk mempelajari dan mengahasilkan keadilan. Sebuah keadilan itu bisa di artikan dengan seseorang yang menerima berupa barang atau jasa tanpa ada yang kurang ataupun melebihi dari orang lain. Keadilan  yang  dibicarakan dan dituntut  oleh Al-Quran amat beragam, tidak hanya pada proses penetapan hukum atau terhadap pihak yang berselisih, melainkan Al-Quran  juga  menuntut keadilan terhadap diri sendiri, baik ketika berucap, menulis, atau bersikap batin. “Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil walaupun terhadap kerabat…! (QS Al-An’am [6]: 152)”.

Makna dari surat al-an’am adalah sebagai umat muslim khususnya diwajibkan agar kita melakukan aktivitas pada setiap harinya harus terjaga, dalam arti dalam berkata kita harus jujur dan sopan santun kepada lawan bicara, serta bersikap adil kepada rekan kita bila mendapatkan sebuah rezeki atau dalam pembagian rezeki tersebut.

Adapun makna keadilan lainnya yaitu :

1. Adil terhadap diri sendiri

Yang dimaksud dengan adil kepada diri sendiri itu adalah berprilaku adil kepada diri sendiri tidak memaksakan diri untuk melakukan hal yang diluar batas kemampuan diri sendiri secara berlebihan.

2. Adil terhadap lingkungan

Keadilan yang dimaksud adalah sebuah cara untuk merawat lingkungan sekitar agar tidak mengalami kerusakan dan dapat dirasakan ke generasi-generasi selanjutnya.

3. Adil terhadap sesama makhluk Allah SWT

Untuk poin yang ketiga ini maksudnya adalah sebagai umat manusia, perlu diketahui bahwa tidak hanya manusia saja yang hidup di muka bumi ini, tetapi ada juga makhluk lainnya diantaranya terdapat binatang dan tumbuh-tumbuhan. Maka dari itulah sebagai makhluk ciptaan Allah SWT yang paling sempurna harus lebih mengerti dan mengetahui bagaimana cara menjaga serta melestarikan tumbuh-tumbuhan, dan  binatang. Dan juga terhadapat sesama manusia kita harus saling tolong menolong antar sesama bila ada yang perlu bantuan dan saling mengerti satu sama lain agar tidak timbul perselisihan yang tidak diinginkan. 

allah-clouds 2

Teori keadilan menurut aristoteles mengemukakan ilmu jenis perbuatan yang dapat digolongkan adil, dan kelima jenis tersebut adalah  macam-macam keadilan beserta contohnya :

1. Keadilan Komutatif  adalah perlakuan terhadap sesorang dengan tidak melihat jasa-jasa yg telah diberikannya.

Contohnya : Seseorang yang telah melakukan suatu kebaikan kepada orang lain, tapi dalam jangka waktu yang berbeda orang tersebut melanggar sebuah aturan dan orang tersebut tetap dihukum tanpa pandang bulu.

2. Keadilan Distributif adalah perlakuan terhadap seseorang sesuai dengan jasa-jasa yg telah diberikannya.

Contohnya : Seseorang yang mendapatkan gaji pokok berdasarkan pangkat dan beban resiko yang dipikul.

3. Keadilan Kodrat Alam adalah memberi sesuatu sesuai dengan yg diberikan orang lain kepada kita.

Contohnya : Balas budi apa yang telah dilakukan oleh seseorang baik itu barang ataupun jasa.

4. Keadilan Konvensional adalah keadilan yg diberikan jika seorang warga negara telah menaati segala peraturan perundang-undangan yg telah diberikan.

Contohnya : Sebuah hadiah yang diberikan oleh salah satu pihak karena sudah melakukan apa yang dilakukannya sesuai dengan peraturan yang ada.

5. Keadilan Perbaikan adalah keadilan yg diberikan jika seseorang telah bersaha memulihkan nama baik orang lain yg telah tercemar.

Contohnya : Orang yang berusaha membuktikan kepada setiap orang yang disekitarnya untuk membuktikan untuk membersihkan namanya dari fitnah sebelumnya.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s